Berdirinya
SMK Negeri 1 Bringin diawali dari inisiatif Bapak Drs. Tri Irianto selaku
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bringin pada tahun 2006. Beliau melihat ada potensi
masyarakat untuk sekolah di kejuruan perikanan, karena daerah ini dekat dengan
beberapa waduk. Namun, ternyata kejuruan perikanan tidak diminati oleh
masyarakat. Melihat hal tersebut
kemudian kejuruannya diganti, yaitu Teknik Kendaraan Ringan. SMK Negeri 1
Bringin berdiri karena di daerah Ngawi Timur, khususnya kecamatan Bringin belum
ada sekolah kejuruan yang berstatus negeri.
Pada awal
berdiri hanya ada 13 siswa dan gedung sekolah menumpang di SMP Negeri 1
Bringin. Jadi pembelajaran baru dimulai pada siang hari setelah SMP
melaksanakan pembelajarannya. Tiga belas siswa ini diajar oleh 5 guru dengan
Kepala Sekolah Bapak Drs. Tri Irianto. Letak SMP Negeri 2 Bringin berada di
seberang waduk, sehingga kalau dari daerah selatan waduk untuk menuju SMP
Negeri 2 harus menyeberangi waduk dengan menggunakan perahu. Karena kondisi ini
masyarakat kurang berminat untuk menyekolahkan anaknya di SMK Negeri 1 Bringin
sehingga pada tahun 2007 dipindah ke SMP Negeri 1 Bringin. Dimana lokasinya
dirasa lebih strategis, yaitu di selatan waduk.
Mulai bulan
Juni 2007 sampai September 2008, proses pembelajaran SMK Negeri 1 Bringin
berada di SMP Negeri 1 Bringin yang dilakukan setiap sore hari. Selama jangka
waktu tersebut mengalami dua kali pergantian Kepala Sekolah, yaitu Bapak Drs.
Widi Harsono dan Bapak Drs. Muh. Tarom. Dengan berbagai pertimbangan pada akhir
2008, SMK Negeri 1 Bringin mendirikan gedung sendiri di Dusun Winong, Desa
Krompol. Pada tahun ini SMK Negeri 1 Bringin dipimpin oleh Bapak Drs. Agus
Setyabudi. Dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup pesat dari
dulunya hanya 3 kelas menjadi 14 kelas dan beberapa laboratorium. Dari yang
dulunya hanya 13 siswa sekarang sudah menjadi 490 siswa. Selain jurusan Teknik
Kendaraan Ringan, pada tahun 2009 dibukalah 1 jurusan baru yaitu, Keahlian
Akuntansi. Ini untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat akan jurusan
tersebut pada dunia kerja.